Posts

Showing posts from 2025

Menyelam di lintasan dua arus tradisi akademik

Tanggal 18 Desember 2021 adalah pertama kalinya saya tiba di Wakatobi untuk memulai riset sosial tentang perubahan mata pencaharian masyarakat Wakatobi akibat pengembangan pariwisata. Saat itu saya turun lapangan dengan penuh ketidakpastian. Beberapa hal yang membuat saya khawatir, pertama; saya belum pernah ke Wakatobi, kedua; topik pariwisata dan penghidupan adalah topik yang baru bagi saya, ketiga; antropologi adalah disiplin ilmu yang tidak saya kuasai, dan keempat; ini yang paling membuat saya khawatir adalah saya tidak punya pengalaman melakukan riset etnografi. Segala kekhawatiran itulah yang menemani saya memulai melangkah di Wakatobi. Saat tiba di Wakatobi, saya masuk ke dalam mobil seorang yang diminta untuk menjemput saya, sapaan pertama sambil dia menutup pintu mobilnya, dia bilang begini: “ Bang, kita datang ketempat yang bagus sekali untuk menyelam .” Iya, Wakatobi memang dikenal sebagai salah satu tempat menyelam yang bagus karena kekayaan biota lautnya. Kawan itu tidak ...

Bertanya!

Image
Tindakan sederhana seperti ‘bertanya’ ternyata punya makna yang berbeda tergantung konteks relasi sosial budaya. Di konteks yang relasi kuasanya sangat kuat, hirarki sangat tinggi, bertanya dimaknai sebagai tindakan menantang otoritas, ingin menggeser atau menggugat tanggung jawab. Sementara di konteks sosial yang relasi kuasanya tidak terlalu terasa atau lebih egaliter, bertanya dilihat sebagai sebuah tindakan untuk menghadirkan obrolan yang lebih setara, dimaknai sebagai upaya melibatkan diri dalam pengambilan keputusan atau dalam melakukan kolaborasi. Saya mulai sadar akan perbedaan ini setelah beberapa lama mengalami langsung lingkungan akademik di Belanda, dimana secara kultur orang Belanda memiliki relasi yang lebih egaliter, dan tidak terlalu terasa hirarki. Tentu hirarki secara struktural ada, tapi tidak terlalu nampak dalam relasi personal. Salah satu kejutan budaya yang saya alami, adalah ketika dalam satu acara diskusi, seorang ketua departemen tidak dapat kursi dan harus du...

Ngobrol sama Eki

Image
Eki, hampir satu minggu mako pergi. Saya ingat pertama kali kita komunikasi via whatsapp, tanggal 21 Mei 2024. “ Perkenalkan saya Resky, partnership TEDx kak yang jadi pic UnhasTV ” begitu isi wa mu. Formal na mamo de eh haha. iya kan baru ki komunikasi toh, jadi masih segan ko pasti waktu itu pasti. Waktu itu saya juga merasa nda enakan karena takut ka nge bossy, dan ko tahu mi toh, volunteer itu bukan anak buahku karena saya nda gaji, jadi sungkan ka kalo minta tolong apa-apa begitue. Lincah skali ko waktu itu, jago ko atur waktu, tau-tau ada mako di Unhas TV. “ sampaima kak, bisamka telfonki ” begitu wa mu. Padahal waktu kau wa itu, saya ada kegiatan, tapi karena disana mako, jadi terpaksa kutinggalkan kegiatanku itu nah. Deh, Eki berhasil ki sama UnhasTV nah. Kita urus podcast, sampai-sampai seperti mako asisten pribadiku uruski jadwalku untuk podcast di UnhasTV sama radio haha seru na de eeh.  Weh, takut skali ka itu hari nah, kau kemana-mana urus TEDx pake motormu. Malla-mall...